Tepat jam 6 sore,kamipun pulang.Dalam perjalanan pulang yang mulai gelap,suasana mendung dan gerimis menghalangi kecepatan motor yang kami tumpangi untuk melaju dengan cepat.Tiba-tiba dari belakang sebuah truk menyerempet motor kami,sehingga motor kami tumpangi hilang haluan dan menabrak sebuah jembatan.Setelah itu semuanya terasa gelap,entah apa yang terjadi.Ketika ku buka mata,semuanya terlihat putih.ternyata semua suster yang mengobati luka pada tubuhku.”mana Reza?”Tanyaku pada seorang suster.”tenang jangan panik.Reza dalam pencarian.Belum ditemukan”
“Maksud suster….?”Iya,kecelakaan semalam memungkinkan besar teman anda jatuh kesungai Serayu.”
Mataku terbelalak,air mataku tak dapat berhenti berderai.Akupun berusaha bangun dan ingin lari secepatnya untuk mencari Reza.Tapi kaki kiriku terasa sulit sekali untuk digerakkan.Ternyata aku mengalami luka dibagian kaki kiri.Dan aku hanya bisa berdoa dan pasrah diri kepada Tuhan.
“ya Tuhan selamatkan keksihku ….”jangan biarkan dia pergi untuk meninggalkan ku lagi”Selang sehari,beberapa polisi datang dan semuanya terasa gelap setelah mendengar bahwa mayat Reza telah ditemukan.Setalah kusadar terdengar isak tangis pilu dari keluargaku dan sahabatku mencoba menenangkan aku.Singkat cerita,semenjak kejadian itu sungai serayu meninggalkan sebuah cerita yang sangat pahit untukku.Bagaiamana tidak!Sembilan tahun lamanya aku tak pernah jumpa,sekali dia menemuiku maut menjemputnya.
Mungkin benar Tuhan tidak mengijinkan aku dan Reza bersatu.Hanya kenangan-kenangan indah yang tertinggal dan cincin putih yang sempat Reza sematkan ke jari tanganku.Semuanya bagi ku sangat berarti,pertemuan yang singkat menorehkan duka yang mendalam.mimpi-mimpi untuk hidup bersama dengan Reza pupus sudah.Semuanya akan kusimpan dan kubawa kisah ini sampai kapanpun hingga maut menjemputku.
Sebulan setelah kecelakaan maut itu,aku kembali menemui kakek penjual es kelapa itu yang sempat memberikan kata-kata mistis.Memang benar “Gua srandil”adalah tempat terkutuk untuk pasangan memadu kasih.Kesedihan begitu menyayat perasaanku,bahkan penyesalanpun selalalu menghantuiku.Seandainya kami tidak singgah ke tempat itu mungkin kejadian naas ini tidak akan menimpa Reza dan aku.’hanya rasa penyalan yang ada’tiada gunanya munkin semuanya adalah takdir.
Aku tau semua ini adalah rencana Tuhan,manusia tidak bisa mengelak hanya bisa berdoa untuk jalan yang terbaik keputusan ada ditangganNya.3 tahun sudah peristiwa berlalu,begitu pula dengan diriku,selama ini tidak pernah sama sekali ku buka pintu hatiku untuk orang lain.Karena aku masih setia Untuk janji Reza sampai menutup mata.selamat tinggal Reza mungkin di dunia lain kita akan bisa bertemu dan bersama lagi menuju sebuah kebahagiaan.Untuk saat ini aku kan selalu mengenangmu dengan alunan lagu-lagu yang mungin sama dengan kisah kita.Bersama gitar ku dan sebuah lagu ku nyanyikan lagu-lagu sendu berharap bayangmu bisa datang walau hanya sekejap.
HINGGA AKHIR WAKTU
Ku coba untuk melawan hati
tapi hampa terasa di sini tanpamu
Bagiku semua sangat berarti lagi
Kuingin kau disini
Tepiskan sepiku bersamamu
***
Tak `kan pernah ada yg lain disisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan tak `kan mungkin ada yg lain disisi
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku bersamamu…
Bagiku semua sangat berarti
Kuingin kau disini
Bagiku semua sangat berarti lagi
Kuingin kau disini
Tak `kan pernah ada yg lain disisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan tak `kan mungkin ada yg lain disisi
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku bersamamu…
Hingga akhir waktu …
Hingga akhir waktu …
Hingga akhir waktu …
Lirik Lagu Saat Terakhir by ST 12
Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikitpun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan kusendiri
Begitu sulit kubayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Dibawah batu nisan kini
Kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup
Ini terjadi karna ku sangat cinta
*Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan kasih
#Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu;kamu;kamu di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja kutelah bisa sayangi kamu… di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
di nanti ku……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar